10 Toleransi Dalam Kehidupan Bertetangga

Toleransi Dalam Bertetangga
banner 468x60

Info Malang Raya – Toleransi secara bahasa, kata ini berasal dari bahasa latin tolerare yang berarti “menanggung”, “menerima dengan sabar”, atau “mengizinkan”.

Pengertiannya secara luas adalah suatu perilaku atau sikap manusia yang “tidak menyimpang dari hukum yang berlaku” di suatu negara, di mana seseorang menghargai atau menghargai setiap tindakan yang dilakukan orang lain sepanjang masih dalam batas-batas tertentu.

Sikap itu dapat menghindari diskriminasi seperti rasisme meskipun terdapat banyak kelompok atau faksi yang berbeda dalam suatu masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kerukunan terjadi karena adanya keinginan untuk sedapat mungkin menghindari perselisihan yang saling merugikan kedua belah pihak.

Peran tetangga sangat penting dalam kehidupan seseorang. Tetangga merupakan salah satu hal yang selalu diingatkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal ini juga diperkuat oleh perintah Allah SWT dalam surat An-Nisaa [4] ayat 36, yang menyebutkan bahwa kita harus menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, serta berbuat baik kepada orangtua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga yang dekat maupun yang jauh, teman-teman,  dan hamba sahayamu.

Meskipun tidak ada hubungan keluarga atau agama, setiap tetangga memiliki hak atas seorang Muslim. Nabi bahkan berpikir untuk memberikan hak waris kepada tetangga seperti halnya keluarga.

Siapakah tetangga kita? Menurut penjelasan Rasulullah, tetangga adalah orang terdekat yang tinggal di lingkungan yang sama, dengan jumlah hingga 40 kepala keluarga di setiap arah angin.

Karena kedekatan ini, peran tetangga sangat besar dalam kehidupan seseorang. Ketika mengalami musibah, tetangga adalah orang pertama yang memberikan bantuan dan pertolongan.

Ada nilai-nilai kebersamaan yang harus dijaga dalam lingkungan tempat tinggal. Toleransi menjadi kunci penting dalam hal ini. Oleh karena itu, Islam tidak menginginkan umatnya hidup mewah jika tetangganya masih menderita.

Rasulullah pernah mengatakan, “Bukanlah orang yang beriman kepada diriku, orang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan dan ia mengetahuinya.”

Dr. Hamka Hasan MA, seorang dosen di Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menjelaskan bahwa Rasulullah bahkan menyatakan bahwa seseorang tidak beriman jika tidak peduli terhadap tetangganya.

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menjalin hubungan yang baik dengan tetangga.

Ada tiga kewajiban bagi sesama Muslim, yaitu karena dia Muslim, karena dia manusia, dan karena dia tetangga.

Sedangkan terhadap non-Muslim, umat Islam memiliki dua kewajiban, yaitu karena dia manusia dan karena dia tetangga. Toleransi bertetangga adalah nilai yang dijunjung tinggi dalam Islam, mempromosikan perdamaian dan harmoni di antara umat manusia.

1. Toleran Dalam Islam

Islam mengajarkan pentingnya toleransi terhadap sesama manusia, tanpa memandang latar belakang agama, suku, atau budaya.

2. Makna Bertetangga

Rukun bertetangga berarti saling menghargai perbedaan dan membangun hubungan yang harmonis dalam keanekaragaman.

3. Menerima Perbedaan Dengan Lapang Dada

Dalam Islam berarti menerima perbedaan pendapat, keyakinan, dan budaya dengan lapang dada.

4. Saling Bertoleransi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Rukun bertetangga mencakup saling menghormati dalam interaksi sehari-hari, seperti menghormati waktu ibadah dan adat istiadat.

5. Mengatasi Konflik

Toleransi bertetangga membantu mengatasi konflik dengan cara yang damai dan bermartabat.

6. Teladan Dalam Sejarah Islam

Sejarah Islam penuh dengan contoh-contoh teladan, seperti kasus Rasulullah Saw dengan tetangganya yang non-Muslim.

7. Mendorong Dengan Pendidikan

Pendidikan tentang hal tersebut sejak dini penting untuk membentuk generasi yang menghargai keragaman.

8. Kedamaian Sosial

Rukun bertetangga berkontribusi pada kedamaian sosial dan mengurangi potensi konflik.

9. Keutamaan Toleransi Dalam Islam

Islam menganggap hal tersebut sebagai amal ibadah yang mendapat pahala, dan tindakan yang mendekatkan diri kepada Allah.

10. Mengamalkan Toleransi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Mengamalkan nilai-nilai baik dalam kehidupan sehari-hari adalah wujud nyata kepatuhan terhadap ajaran Islam.

Kesimpulannya

Toleransi bertetangga dalam Islam adalah pijakan penting untuk membangun harmoni, perdamaian, dan cinta kasih di tengah masyarakat. Jika tidak ada toleransi dalam kehidupan bertetangga, maka dalam kehidupan ini tidak akan ada kedamaian.

FAQs (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa Pengertian Toleransi Menurut Bahasa dan Islam?

Dalam artian bahasa berasal dari kata Latin “tolerare” yang berarti “menanggung” atau “menerima dengan sabar.” Secara luas, dalam Islam, toleransi adalah perilaku atau sikap yang menghargai setiap tindakan sesama manusia selama masih dalam batas-batas tertentu.

Siapakah yang Dianggap Tetangga Menurut Islam?

Menurut penjelasan Rasulullah, tetangga adalah orang terdekat yang tinggal di lingkungan yang sama, dengan jumlah hingga 40 kepala keluarga di setiap arah mata angin.

Apa Peran Toleransi Dalam Kehidupan Sehari-hari Bertetangga?

Kehidupan bertetangga dalam Islam mencakup saling menghormati perbedaan, membangun hubungan harmonis, menerima perbedaan dengan lapang dada, dan membantu mengatasi konflik dengan cara yang damai.

Bagaimana Islam Mendorong Toleransi melalui Pendidikan?

Pendidikan tentang nilai-nilai toleransi sejak dini dianggap penting dalam membentuk generasi yang menghargai keragaman dan mempromosikan kedamaian sosial.

Apa Keutamaan Toleransi Dalam Islam?

Islam menganggap toleransi sebagai amal ibadah yang mendapat pahala, dan tindakan yang mendekatkan diri kepada Allah.

Bagaimana Toleransi Bertetangga Berkontribusi pada Kedamaian Sosial?

Sangat membantu mengurangi potensi konflik, berkontribusi pada kedamaian sosial, dan merupakan pijakan penting untuk membangun harmoni, perdamaian, dan cinta kasih di tengah masyarakat.

Bagaimana Mengamalkan Toleransi Dalam Kehidupan Sehari-hari Menurut Ajaran Islam?

Mengamalkan nilai-nilai baik dalam kehidupan sehari-hari adalah wujud nyata kepatuhan terhadap ajaran Islam, di mana toleransi bertetangga menjadi landasan utama.***

Baca artikel kami yang lain di Google News.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan